Mengenal Pemeriksaan Pajak dan Bagaimana Prosedur yang Dilakukan

No Comments

Sebagai warga negara yang baik, setiap orang harus secara berkala membayar pajak di lembaga khusus pembayaran pajak. Namun, sebelumnya, setiap orang juga harus memiliki bekal ilmu pajak seperti mengenai pemeriksaan pajak berikut ini. Mengapa demikian? Hal ini agar orang tersebut tahu apa dan bagaimana prosedur yang dilakukan dalam rangka membayar pajak untuk kemajuan sebuah negara. Untuk itu mari kita mengenal pemeriksaan pajak agar kita bisa lebih tahu apa dan bagaimana prosedur yang dilakukan dalam menghadapinya.

Apa itu Pemeriksaan Pajak

Salah satu hal yang penting untuk dipelajari dalam kaitannya dengan ilmu pajak adalah mengenai apa itu pemeriksaan pajak. Istilah ini mengacu pada serangkaian kegiatan untuk menghimpun serta mengolah data, keterangan, bukti, ataupun ketiganya. Kegiatan tersebut dilakukan secara obyektif dan professional oleh petugas terkait dengan berlandaskan standar pemeriksaan. Pengertian tersebut sesuai dengan Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) pasal 1 no. 25.

Pemeriksaan pajak dilakukan dengan 2 tujuan yang meliputi:

  1. Guna menguji bagaimana kepatuhan para wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
  2. Melaksanakan ketentuan yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan mengenai perpajakan.

Ruang lingkup tujuan pemeriksaan pajak untuk menguji pemenuhan wajib pajak meliputi satu atau beberapa jenis pajak untuk Masa Pajak, Bagian Tahun Pajak, atau Tahun Pajak selama tahun-tahun lalu hingga tahun-tahun berjalan. Pemeriksaan ini sendiri dilakukan dengan cara menelusuri kebenaran SPT, pembukuan, dan pemenuhan wajib pajak dalam bentuk lainnya.

Sementara itu, dalam rangka melaksanakan ketentuan peraturan UU perpajakan, pemeriksaan pajak dilaksanakan sebagaimana yang tercantum dalam prosedur pemeriksaan secara umum yang meliputi standar pelaksanaan dan pelaporan hasil Pemeriksaan. Standar Pemeriksaan bersifat pribadi serta berhubungan dengan syarat-syarat Pemeriksaannya dan mutu pekerjaan terkait.

Jika Anda belum siap untuk menghadapinya, silahkan berkonsultasi dengan tim konsultan pajak Ashfaq Ghani untuk penyelesaian yang lebih profesional.

Jenis Pemeriksaan Pajak

Ada 2 jenis pemeriksaan pajak yang wajib untuk diketahui terkait dengan pengujian kepatuhan Wajib Pajak dalam memenuhi kewajiban di bidang perpajakan. Kedua macam pemeriksaan tersebut adalah:

Pemeriksaan kantor

Pemeriksaan pajak yang satu ini dilakukan di kantor Direktorat Jenderal Pajak. Jangka waktu Pemeriksaan kantor dilakukan paling lambat 4 bulan sejak tanggal Wajib Pajak memenuhi surat panggilan Pemeriksaan Kantor hingga tanggal SPHP (Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan) disampaikan kepada Wajib Pajak terkait. Jangka waktu tersebut bisa diperpanjang hingga 2 bulan. Sementara, pemeriksaan kantor tidak dapat diperpanjang untuk Pemeriksaan berdasarkan data konkret.

Baca juga: Cara pengajuan SKB (Surat Keterangan Bebas)

Perpanjangan untuk pemeriksaan kantor bisa dilakukan apabila:

  1. Ada pertimbangan dari kepala pelaksana pemeriksaan
  2. Konfirmasi atau permintaan data dari pihak ketiga
  3. Perluasan pemeriksaan ke Masa Pajak, Bagian Tahun Pajak, Tahun Pajak lainnya

Pemeriksaan lapangan

Untuk jenis pemeriksaan pajak yang satu ini, kegiatannya dilakukan di tempat kegiatan usaha, tempat kedudukan, tempat tinggal Wajib Pajak, maupun tempat lainnya yang ditentukan oleh Direktur Jenderal Pajak. Jangka waktu untuk Pemeriksaan Lapangan adalah 6 bulan dihitung sejak Wajib Pajak mendapatkan Surat Pemberitahuan untuk diadakannya Pemeriksaan Lapangan.

Pemeriksaan lapangan dapat diperpanjang 2 bulan apabila:

  1. Ada konfirmasi atau permintaan data dan / atau keterangan dari pihak ketiga
  2. Pemeriksaan lapangan diperluas ke Tahun Pajak lain, Bagian Tahun Pajak, dan Masa Pajak
  3. Pertimbangan kepala unit yang melaksanakan pemeriksaan
  4. Ruang lingkup pemeriksaan meliputi seluruh jenis pajak dari Wajib Pajak

Jadi, bisa disimpulkan bahwa dalam hal ini ada tujuan, prosedur, maupun jangka waktu yang telah ditentukan berdasarkan UU Perpajakan dan harus dilaksanakan baik oleh petugas perpajakan maupun para Wajib Pajak.

Jika Anda bingung menghadapi pemeriksaan pajak, maka Anda bisa menggunakan jasa pendampingan Ashfaq Ghani Solution. Kami dengan senang hati membantu Anda mulai tahap menganalisa data-data hingga pendampingan dan penyelesaian masalah bila terjadi sengketa.

Itulah beberapa informasi yang bisa dibagikan untuk Anda. Sudahkah Anda membayar pajak Anda?

Your Thoughts