Apa Saja Peraturan Tax Amnesty yang Perlu Anda Ketahui

No Comments

Tax Amnesty atau pengampunan pajak baru-baru ini ramai dibahas. Sebagian masyarakat menyebutkan jika membayar pajak sangat merugikan masyarakat. Di media sosial baru-baru ini memang sempat ramai dibahas tentang pengampunan pajak untuk beberapa kalangan masyarakat tertentu. Oleh karena itu, pemerintah sekarang telah mengeluarkan peraturan tax amnesty yang baru. Lalu siapa saja yang memperoleh amnesty tersebut?

Peraturan Tax Amnesty yang Terbaru

Berbicara tentang peraturan tax amnesty memang sangat menarik, pasalnya pemerintah baru-baru ini memberlakukan aturan baru. Aturan baru tersebut dikeluarkan sejak Oktober 2016 lalu dan ada sebagian masyarakat yang mendapat penghapusan pajak tersebut. Namun ada juga sebagian masyarakat yang tidak diperbolehkan TA. Oleh karena itu, Anda wajib mengetahui peraturan Tax Amnesty yang baru tersebut.

  1. Bagi orang pribadi, TKI, petani, pensiunan, nelayan maupun orang dengan pajak warisan yang belum dibagi, diperbolehkan untuk tidak ikut tax amnesty apabila jumlah penghasilannya pada tahun 2015 lalu di bawah PTKP.
  2. Harta warisan bukan merupakan objek dari tax amnesty apabila diterima oleh ahli waris yang tidak memiliki penghasilan atau penghasilannya di bawah PTKP. Selain itu juga sudah dilaporkan terlebih dahulu dalam SPT tahunan maupun SPT pewaris. Peraturan wajib tax amnesty tersebut harus dilakukan supaya tidak terkena sanksi.
  3. WNI yang berada di luar negeri selama 183 hari dalam setahun dan tidak memiliki penghasilan dari Indonesia merupakan subjek pajak dari luar negeri tersebut dan juga diperbolehkan untuk tidak ikut tax amnesty.

Ketiga peraturan tax amnesty terbaru tadi wajib harus dilaksanakan dan ada pula poin lainnya seperti harta yang dihibahkan dari orang tua kepada anaknya bukan merupakan objek dari TA tersebut. Hal itu tentunya harus sudah dilaporkan dalam SPT tahunan pemberi hibah terlebih dahulu. Lalu bagaimana untuk mengajukan tax amnesty bagi warga negara yang menginginkannya? Apakah ada peraturan tax amnesty yang wajib untuk dilakukan bagi WNI yang ingin memperolehnya?

Cara Pengajuan atau Peraturan Tax Amnesty

Peraturan tax amnesty memang selalu berubah-ubah setiap tahunnya. Jadi Anda tidak perlu khawatir apabila ingin mengajukan pengampunan pajak tersebut apabila memang harus. Di sini ada beberapa cara pengajuan TA yang bisa Anda lakukan, antara lain sebagai berikut:

  1. Seorang wajib pajak harus mendatangi Kantor Pelayanan Pajak atau di mana Anda terdaftar sebagai wajib pajak di daerah tersebut atau juga bisa mendatangi tempat yang sudah ditunjuk oleh pemerintah untuk menangani peraturan tax amnesty atau pengajuan TA. Di sana, Anda diharuskan untuk mengisi formulir dan melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan. Dokumen tersebut meliputi slip pelunasan tunggakan pajak sebagai bukti bagi yang memilikinya, bukti pembayaran uang tebusan,SPT PPh terakhir yang sudah difotokopi dan masih banyak lagi. Anda bisa mencari informasinya di berbagai sumber yang memuat tentang peraturan tax amnesty terbaru.
  2. Anda harus melampirkan surat pernyataan yang sudah lengkap dengan dokumen-dokumen yang diperlukan kepada Kantor Pelayanan Pajak atau di mana Anda terdaftar sebagai wajib pajak di daerah tersebut yang sudah dipilih atau ditentukan oleh Menteri Keuangan untuk melakukan TA.
  3. Setelah surat pernyataan TA sudah diterima oleh pihak wewenang dan sudah diterbitkan, maka wajib pajak sudah mendapatkan pengampunan pajak tersebut dan berlaku untuk jangka waktu yang sudah ditentukan.

Untuk mendapatkan tax amnesty memang tidak mudah dan memerlukan proses yang panjang. Oleh karena itu, pemerintah pun selalu memberlakukan sistem peraturan tax amnesty baru di setiap tahunnya. Biasanya mereka yang sering mengajukan TA adalah badan usaha mikro kecil atau orang pribadi.

Your Thoughts