Memahami Lebih Dalam Seputar SPT Pajak Online

No Comments

Semakin berkembangnya teknologi juga turut mempengaruhi perkembangan dan kemudahan para Wajib Pajak dalam mengurus kewajiban pajak mereka. Salah satunya adalah dengan adanya spt pajak online. SPT sendiri merupakan surat Pemberitahuan Tahunan yang di dalamnya berisi laporan penghitungan dan atau pembayaran pajak. Mari kita memahami lebih dalam seputar SPT Pajak Online agar kita bisa ikut merasakan manfaatnya dan mengerti bagaimana tatacara yang benar.

 

E-filling untuk SPT Pajak Online

Berdasarkan keterangan dari Direktorat Jenderal Pajak, para Wajib Pajak dapat dengan mudah melaporkan spt pajak online atau yang dikenal dengan istilah Electrolic filling. Proses tersebut tidak memakan banyak waktu, yaitu cukup dengan waktu sekitar 5 menit sedangkan proses pendaftaran awal memakan waktu sekitar 15 menit.

E-filling merupakan spt pajak online yang diberitahukan kepada Wajib Pajak dan dapat dilakukan secara real time melalui internet. Para Wajib Pajak hanya perlu mengakses website resmi Direktorat Jenderal Pajak atau penyedia layanan aplikasi pajak yang disebut dengan ASP (Application Service Provider). Menurut kepala penyuluhan perpajakan, program e-filling dianggap lebih cepat dan efektif dibandingkan pengisian SPT secara manual. Proses e-filling juga dapat dilakukan dimanapun para Wajib Pajak berada.

 Cara Melaporkan SPT Pajak Online

Cara menggunakan spt pajak online dengan proses e-filling dilakukan dengan tata cara yang akan dijelaskan berikut ini. Namun, sebelum mengakses dan memproses lebih jauh, Wajib Pajak harus memiliki e-FIN. E-FIN merupakan kepanjangan dari electronic Filling Identification Number. E-FIN ini harus dimiliki oleh setiap orang yang akan melakukan e-filling karena e-FIN merupakan nomor identitas bagi Wajib Pajak.

Mengajukan e-FIN

Untuk mengajukan e-FIN yang berguna ketika memproses spt pajak online. Wajib Pajak harus mengajukan permohonan ke kantor pajak terdekat. Ketika melakukan pengajuan tersebut, Wajib Pajak harus menyertakan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) berikut dengan KTP (Kartu Tanda Penduduk) yang dimiliki.

Mengakses situs pajak pemerintah di www.pajak.go.id

Setelah mendapatkan e-FIN untuk spt pajak online, wajib pajak harus mengakses situs pajak resmi dan melakukan pendaftaran e-filling. Anda akan melihat pilihan pengisian pelaporan e-SPT dan e-filling serta terdapat 2 lembar pengisian. Dalam 2 lembar pengisian tersebut, Anda harus mengisi data diri dengan lengkap dan sesuai dengan identitas dan keterangan resmi. Data isian mengenai penghasilan dan pajak yang perlu dibayarkan juga harus diisi dalam formulir tersebut.

Dalam pengisian formulir spt pajak online tersebut, Anda juga akan diminta untuk memasukkan nomor pokok Wajib Pajak serta nomor ponsel, email, dan sebagainya. Jangan sampai Anda melewatkan isian yang wajib untuk diisi oleh Anda sebagai Wajib Pajak. Anda juga perlu memasukkan nomor e-FIN yang telah didapatkan melalui kantor pelayanan pajak (KPP) yang sebelumnya Anda kunjungi.

Verifikasi

Setelah mengisi semua formulir yang perlu diisi, Anda akan mendapatkan verifikasi yang biasanya dikirimkan melalui alamat email yang Anda isikan di dalam formulir pada langkah sebelumnya. Email verifikasi tersebut akan memberikan link aktivasi SPT Pajak Online 2017 untuk Anda sebagai Wajib Pajak. Anda harus mengklik link tersebut agar dapat melakukan pelaporan SPT e-filling untuk seterusnya. Karena demikian pentingnya, Anda harus mencantumkan email yang aktif dan selalu Anda gunakan di dalam formulir pada langkah kedua.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa spt pajak online bagi Wajib Pajak saat ini dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun sehingga tidak ada alasan bagi Wajib Pajak untuk menunda-nunda pemenuhan kewajiban perpajakan. Kantor pajak di masing-masing tempat juga menyediakan pojok pajak, mobil pajak, drop box, dan sebagainya. Bagaimana dengan Anda?

Your Thoughts